Aplikasi Tradisional vs Cloud Native

Aplikasi Tradisional vs Cloud Native, Mana yang Lebih Tepat untuk Bisnis Anda?

Teknologi cloud dan Cloud Native Applications saat ini menjadi kunci dalam transformasi teknologi yang menjadikan teknologi lebih cepat, lebih produktif, dan terus berkembang.

Perusahaan seperti Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan bank besar telah menunjukkan bagaimana cloud native dan teknologi disruptif dapat mengubah industri secara mendalam. Mereka menggunakan pendekatan ini untuk meningkatkan kecepatan, fleksibilitas, dan skala operasi mereka​.

Sebuah bisnis perlu beradaptasi dengan teknologi terbaru untuk tetap kompetitif dan relevan dengan cara mulai beralih menggunakan teknologi Cloud Native Applications.

Lalu apa perbedaan dari Aplikasi Tradisional dan Cloud Native? apakah ada harus mulai migrasi ke aplikasi ke Cloud Native atau tetap pada aplikasi tradisional?

Simak Perbedaan Aplikasi tradisional dan Cloud Native berikut ini!

Aplikasi Tradisional Vs Cloud Native

 

Aplikasi Tradisional merupakan aplikasi yang dibuat 10 hingga 20 tahun yang lalu. Yang biasanya berjalan di lingkungan mainframe atau memiliki lingkungan klien/server. Untuk memperluas Aplikasi tradisional ini biasanya membawa banyak kesulitan. Banyak perangkat keras baru harus dibeli untuk meng-upgrade atau menambah kapasitas penyimpanan data dan layanan ke level berikutnya.

Konsep Cloud Native Applications mulai membuat kesan dalam sepuluh tahun terakhir atau lebih karena teknologi ini lebih cepat, lebih produktif, dan terus berkembang.

Berikut Tabel Perbandingan antara Aplikasi Tradisonal dan Cloud Native

Aspek Aplikasi Tradisional Cloud Native
Infrastruktur On-Premises Layanan Cloud
Pengembangan Metodologi Waterfall atau sejenisnya Metodologi Agile dan DevOps dengan arsitektur microservices
Ketergantungan pada sistem OS Bergantung pada OS OS Independen
Skalabilitas Manual, membutuhkan waktu dan sumber daya yang signifikan Otomatis, dikelola oleh platform cloud
Pengelolaan dan Operasional Tim IT mengelola setiap aspek operasional secara manual Mengandalkan otomatisasi dan orkestrasi untuk manajemen operasional
Prediktabilitas Tidak dapat diprediksi Dapat diprediksi
Contoh Kasus Infrastruktur tradisional di bank dan perusahaan besar lainnya Social Media, Gojek, Traveloka, Tokopedia
  1. Infrastruktur

Aplikasi tradisional mengandalkan server fisik dan infrastruktur di lokasi. Hal ini membuat tim IT memiliki Kontrol penuh atas data dan keamanan, snamun harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk perawatan dan upgrade dan skalabilitas yang terbatas.

Aplikasi Cloud Native Menggunakan layanan cloud untuk infrastruktur. Skalabilitas cepat, biaya operasional lebih rendah dan tidak perlu investasi awal yang besar, namun memiliki ketergantungan pada penyedia layanan cloud.

  1. Pengembangan

Proses pengembangan aplikasi tradisional menggunakan metodologi Waterfall atau sejenisnya yang membuat proses yang terstruktur dan terencana dengan baik, namun Waktu pengembangannya membutuhkan waktu yang lama, kurang fleksibel untuk perubahan mendadak.

Aplikasi Cloud Native Menggunakan metodologi Agile dan DevOps dengan arsitektur microservices sehingga pengembangan lebih cepat, fleksibilitas tinggi, penerapan otomatisasi. Dalam hal ini dibutuhkan perubahan budaya kerja dan pelatihan tim yang signifikan.

  1. Ketergantungan pada OS

Aplikasi tradisional memiliki ketergantungan yang kuat antara sistem operasi dan aplikasi yang membuat migrasi dan skalabilitas menjadi kompleks.

Aplikasi cloud-native dirancang untuk mengabstraksikan ketergantungan pada OS, sehingga pengembang dapat fokus pada aspek lain.

  1. Skalabilitas

Pada aplikasi tradisional, Skalabilitas dilakukan secara manual, membutuhkan waktu dan sumber daya yang signifikan. Keuntungannya adalah dapat disesuaikan secara spesifik sesuai kebutuhan Perusahaan, namun memiliki kekurangan yakni Lambat dan sering kali tidak efisien.

Skalabilitas Aplikasi Cloud Native otomatis yang dikelola oleh platform cloud, keuntungannya dapat menyesuaikan kapasitas secara real-time sesuai kebutuhan, namun Biaya bisa meningkat jika tidak dikelola dengan baik.

  1. Pengelolaan dan Operasional

Tim IT harus mengelola setiap aspek operasional secara manual pada aplikasi tradisional, sehingga memungkinkan Rentan terhadap kesalahan manusia dan beban kerja yang tinggi untuk tim IT.

Aplikasi Cloud Native Mengandalkan otomatisasi dan orkestrasi untuk manajemen operasional, sehingga mengurangi resiko kesalahan manusia dan efisiensi operasional yang lebih tinggi, namun harus membutuhkan pemahaman mendalam tentang tools dan platform cloud.

  1. Prediktabilitas

Pengembangan cloud-native menawarkan alur kerja yang lebih dapat diprediksi, dengan alat otomatisasi dan arsitektur mikro layanan yang berkontribusi pada proses yang lebih lancar dibandingkan aplikasi tradisional.

Kesimpulan:

 

Memilih antara aplikasi Tradisional ataupun Cloud Native bergantung pada kebutuhan dan tujuan jangka panjang bisnis Anda.

Aplikasi Tradisional mungkin lebih sesuai untuk perusahaan yang membutuhkan kontrol penuh atas infrastruktur dan memiliki aplikasi legacy yang sulit dipindahkan. Sementara itu, pendekatan Cloud Native cocok untuk organisasi yang mencari fleksibilitas, skalabilitas cepat, dan kecepatan dalam pengembangan aplikasi.

Dengan memahami perbandingan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik untuk strategi IT yang akan mendukung pertumbuhan dan kesuksesan bisnis Anda di masa depan.

Konsultasikan kebutuhan Anda untuk migrasi ke Cloud Native Applications bersama IT consultant Sapta Tunas Teknologi. Dapatkan solusi terbaik dan juga penawaran menarik dari kami.

Mengapa STT?

Sapta Tunas Teknologi (STT) memiliki komitmen yang tinggi dalam membantu pelanggan mencapai tujuan organisasi dan merancang solusi teknologi informasi (TI) sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang mengikuti perkembangan tren teknologi di pasar saat ini.

  • Dedicated Teams
  • Certified Engineer
  • Award-Winning
  • Demo Solutions Center
  • Trusted Partner

Ref:

https://www.xenonstack.com/insights/traditional-vs-cloud-native-applications

https://blazeclan.com/blog/traditional-vs-cloud-native-applications-who-is-the-clear-winner/

Scroll to Top